Alisther Gelar Pelatihan Herbisida Kepada Ratusan Petani di Lebak

by August 15, 2017

Lebak – Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (Alisther) menggelar pelatihan herbisida kepada ratusan petani di Kabupaten Lebak di Hotel Kharisma Jujuluk Rangkasbitung, Selasa (15/8/2017). Pelatihan herbisida ini menghadirkan pembicara dari Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan Propinsi Banten dan Alishter sendiri.

Menurut Ketua Alisther Mulyadi Benteng, herbisida merupakan obat atau senyawa beracun yang dapat dimanfaatkan oleh para petani untuk membunuh tumbuhan pengganggu yang disebut gulma. Herbisida ini sangat berbahaya jika petani salah menggunakannya dan tidak tahu cara pengunaannya, bisa mengalami gangguan kesehatan dan keracunan.

“Sebenarnya, tidak hanya Herbisida Parakuat Diklorat yang berbahaya, semua jenis pestisida berbahaya. Oleh karena itu, kami membekali para petani dengan pelatihan ini. Sehingga para petani dapat berhati-hati dalam penggunaannya,” ucap Mulyadi Benteng dalam keterangannya.

Mulyadi menjelaskan pihaknya telah melakukan sosialisasi diberbagai provinsi diantaranya Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sumatera Utara, jambi, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Banten.

Mulyadi menambahkan, pelatihan ini diharapkan petani dapat menggunakan herbisida dengan cara yang tepat dan terkendali.

“Dengan penggunaan herbisida yang tepat, diharapkan hasil pertanian mereka dapat maksimal ketika saat panen,” imbuhnya.