HM Sukira Dicopot dari Kursi Ketua PDIP Banten

by August 5, 2017

SERANG – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mencopot HM Sukira dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDIP Provinsi Banten. Posisinya kini digantikan Ahmad Basarah.

Sukira sendiri kini ditempatkan sebagai Dewan Pertimbangan Daerah (Deperda) PDIP Provinsi Banten.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan, pergantian ini merupakan bagian dari konsolidasi partai berlambang banteng moncong putih, dalam menyiapkan pilkada serentak 2018, pileg dan pemilihan presiden (pilpres) 2019.

“Kami tidak mengenal (istilah) pencopotan. Itu (pergantian) bagian dari skenario memerkuat partai dengan mendorong kerja sama antar-kader partai,” ujarnya, Sabtu (5/8).

Hasto menjelaskan, keputusan DPP PDIP tersebut sesuai mekanisme tour of duty di partai, dengan mempertimbangkan kepentingan strategis partai.

Menurutnya, DPP PDIP mengangkat Sukira dengan seluruh pengalamannya di partai menjadi Ketua Deperda. Posisi tersebut sangat penting sehingga keseluruhan pikiran Sukira sebagai kader senior benar-benar dapat dituangkan, termasuk di dalam program kaderisasi partai.

“Pak Ahmad Basarah ditugaskan sebagai Plt Ketua DPD PDIP untuk dua bulan memimpin langkah konsolidasi partai, termasuk mengadakan kaderisasi tingkat madya,” jelas Hasto.

Menurutnya, proses penguatan kepartaian pasca Pilkada Banten 2017 sangat diperlukan sehingga DPP PDIP turun secara langsung bergotong royong mendorong pelaksanaan program Mantap Ideologi, Mantap Organisasi, Mantap Program, Mantap Kader dan Mantap Sumber Daya.

Menurut Hasto, dengan penguatan struktur DPD partai tersebut, maka lengkaplah pembagian tugas sebagai partai ideologi.

“Pak Sukira dengan pengalamannya memberikan arah kebijakan, bimbingan dan landasan etis dan moral sebagai partai ideologi, dan fungsionaris DPD partai dengan penugasan Pak Basarah sebagai Plt Ketua DPD mendinamisasikan program kerja dan semangat kerakyatan partai. Model kepemimpinan partai adalah kolektif, dengan menjalankan demokrasi Pancasila. Dengan penguatan itu, maka PDI Perjuangan di Banten sebagai provinsi yang penting untuk menopang Jakarta, diharapkan dapat segera berbenah dengan melakukan konsolidasi menyeluruh,” jelas Hasto.

Ahmad Basarah membenarkan keputusan DPP tersebut. Menurutnya proses pergantian di suatu partai merupakan hal yang lumrah.

“Penugasan saya sebagai ketua Plt DPD PDIP Banten untuk mengakselerasi 5 program mantap partai, yakni mantap ideologi, mantap organisasi, mantap kader, mantap program, dan mantap sumber daya organisasi,” ujarnya.